INTERIOR APARTEMEN MURAH > TIPS & ARTIKEL > ARTIKEL > Gaya Furnitur dalam Desain Eropa Klasik
 
 
 

Gaya Furnitur dalam Desain Eropa Klasik

Gaya furnitur yang paling populer untuk interior tradisional adalah Sheraton, Chippendale, dan Ratu Anne. Bagian dari furnitur Queen Anne terlihat anggun dan rumit yang dihiasi dengan kaki cabriole, kursi punggung berbentuk biola, garis lengkung, dan finials dekoratif. Sedangkan Chippendale mirip dengan gaya Queen Anne tetapi dengan garis yang lebih lembut dan perhiasan artistik yang lebih besar. Potongan Sheraton yang halus dan lurus, kaki yang agak meruncing dengan kontras veneer dan inlays.



Wallpapper : Wallpaper dalam desain tradisional sering terlihat dalam warna yang solid, tetapi banyak juga memiliki pola seperti motif bunga, damasks, atau paisleys.Oleh banyak desainer, gaya ini dianggap cukup fleksibel untuk digabungkan dengan kain gorden yang lebih terjangkau dan mudah untuk dirawat, seperti katun atau linen.




Vinyl Lantai : Vinyl lantai dengan motif atau corak kayu menjadi elemen kunci dalam desain interior tradisional eropa klasik, untuk memberi tampilan yang mewah dengan nuansa elegan. Vinyl lantai kayu gelap seperti kayu cherry, maple, dan kayu mahoni biasanya digunakan untuk furnitur gaya ini. Meskipun Vinyl Lantai kayu dianggap sebagai standar untuk dekorasi gaya ini, ubin dan karpet juga tidak kalah pamor dalam penggunaannya.

Baca Juga


 
 
 
Desain Interior Murah, Interior Apartemen